5 Tips Belajar Menulis Artikel Blog Untuk Pemula

5 Tips Belajar Menulis Artikel Blog Untuk Pemula

Posted on

Apasih.my.id – Kini semakin banyak perusahaan maupun UMKM yang membutuhkan penulisan artikel sebagai salah satu teknik marketing untuk dapat menarik minat para calon konsumennya.

Selain itu, artikel tidak hanya berisi tentang jualan saja, kamu akan menemui banyak artikel berbau pengetahuan atau tips trik untuk memilih barang yang sedang kamu sukai.

Tips Belajar Menulis Artikel

Bagi kamu yang tertarik dengan dunia tulis menulis ini, tentunya kamu perlu belajar bagaimana menulis artikel yang baik.Tidak hanya itu, kamu juga berpeluang untuk menjadi penulis atau content writer.

Peluang karir ini tentunya masih sangat cerah di masa mendatang. Hal ini dikarenakan banyak para usaha-usaha yang sebelumnya bergerak secara offline kini mulai merambah kepada digital (online).

Tentunya, pihak pemilik usaha menginginkan produk yang dipasarkan dapat terjual secara meluas dengan jaringan konsumen lebih banyak. Berikut beberapa cara menulis artikel yang baik dan benar:

1. Penggunaan Sub Heading yang Benar

Langkah pertama belajar penulisan konten adalah kamu perlu memahami penggunaan sub heading. Nama lain dari sub heading adalah sub judul, sedangkan definisi dari sub heading merupakan judul yang menjadi bagian dari judul utama.

Baca juga:  Cara Memilih Backlink Berkualitas Untuk Pemula

Penggunaan dari sub judul ini berfungsi untuk memudahkan pembaca untuk memahami setiap poin inti dan outline dari konten yang kamu buat. Pemakaian subheading tidak hanya berlaku untuk media online saja, tetapi penggunaannya untuk media cetak juga seperti, jurnal ilmiah, artikel majalah, email dan blog.

Keseluruhan dari media tersebut tidak pernah terlepas dari pemakaian sub judul sebagai bagian dari elemen formatnya. Tidak hanya fungsi di atas saja, pemakaian sub judul dapat membantu pembaca untuk memahami maksud dari setiap inti paragraf.

Hal ini dikarenakan sub judul adalah pusat perhatian atau ide utama pada tulisan. Pemakaian sub heading juga berlaku pada penulisan konten yang memudahkan pembaca untuk memahami isi konten yang kamu buat.

2. Menjaga Paragraf Tetap Pendek

Tata cara penulisan konten selanjutnya adalah membuat paragraf agar tetap pendek dan mudah dipahami. Kamu dapat memahami cara ini dengan melihat paragraf yang ada di koran.

Apabila kamu memperhatikan setiap paragraf dari koran maupun majalah terdiri atas 1-3 kalimat saja. Maka dari itu, kamu dapat menemukan banyak paragraf dari satu artikel. Pembuatan kalimat pada paragraf memang sengaja dibuat pendek.

Baca juga:  Mengatasi Persistent Object Cache is Not Enabled AMP

Alasannya karena paragraf yang pendek-pendek dapat membantu pembaca untuk memahami informasi dari konten koran yang dibacanya. Hal ini dapat memberikan motivasi untuk pembaca membaca lebih banyak koran. Tidak hanya itu, penulisan paragraf pendek dapat membuat tulisan lebih bersih.

3. Penggunaan List atau Poin-Poin

Poin ketiga untuk belajar penulisan konten agar tidak bingung adalah memahami penggunaan list. Terdapat beberapa keuntungan dari pemakaian daftar list ini, diantaranya meliputi, konten yang kamu buat menjadi lebih menarik dan rapi, membantu pembaca visual break atau istirahat dan sebagai pembeda.

4. Pemakaian Ilustrasi Visual dengan Kualitas Tinggi

Penulisan konten yang dapat menarik minat pembaca adalah pemberian ilustrasi visual dengan kualitas terbaik dan relevan. Hal ini bertujuan agar pembaca tidak merasa jenuh dan mampu menangkap isi konten secara visual.

Perlu kamu tahu bahwa penulisan konten juga mengikuti gaya belajar semua orang secara menyeluruh mulai dari tipe visual, auditori dan kinestetik.

Namun, kebanyakan orang lebih banyak memakai visual karena manusia cenderung lebih sensitif terhadap objek maupun warna, sehingga tampilan visual ilustrasi memudahkan pembaca memahami isi konten kamu.

Baca juga:  Cara Mengatasi Peringatan Sellers.json di Google Adsense

5. Penggunaan Font yang Mudah Dibaca dan Dipahami

Langkah terakhir bagi kamu yang ingin belajar menulis artikel yang baik dan menggaet minat pembaca adalah memperhatikan pemakaian font.

Penggunaan font yang mudah dibaca dapat mempengaruhi kondisi tampilan pada konten yang kamu buat. Kamu juga perlu memperhatikan pilihan warna, ukuran dan konsistensi font yang kamu pakai.

Apabila kamu ingin membuat konten bermutu dan mudah dibaca, maka pilihlah jenis font Times New Roman, Verdana, Arial dan lainnya. Usahakan untuk mengurangi penggunaan font dekoratif yang tidak dibutuhkan. Selain itu, kamu juga perlu memperhatikan pemakaian CAPSLOCK.

Nah, Itulah beberapa informasi berkaitan dengan tips belajar menulis artikel. Semoga informasi di atas dapat membantu kamu mengembangkan tulisan atau konten menjadi lebih baik dan menarik minat pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *